Monday, April 15POS VIRAL
Shadow

Ini Alasan PSM Gagal Dalam 2 Laga Secara Berturut-turut

Dalam dua laga pada Liga 1 2023-2024 yang berlangsung berturut-turut, PSM Makassar tidak meraih poin maksimal. Menjadi tuan rumah, PSM harus rela untuk berbagi poin bersama tim tamu pada Stadion Batakan Balikpapan. Dalam laga pada pekan ke-25 saat melawan Bali United serta pekan ke-26 melawan Persebaya Surabaya. PSM hanya main imbang dengan skor 0-0. Hasil ini tentu saja kurang menyenangkan untuk PSM di tengah upaya agar dapat naik ke papan atas klasemen sementara demi menjaga asa agar dapat menembus babak championship series. Saat ini tim tertahan pada posisi ke-8 dengan mendapatkan 34 poin POS VIRAL.

Ini-Alasan-PSM-Gagal-Dalam-2-Laga-Secara-Berturut-turut

Tetapi, pelatih PSM Bernardo Tavares masih tetap memberikan apresiasi kerja keras bagi pemain di lapangan. Dia juga menilai, bahwa PSM sukses menahan gempuran para pemain Bali United serta Persebaya dengan serangan balik yang cepat dan gawang masih steril dari gol lawan. “Tentunya kita juga harus melihat dari kedua sisi. Kita tidak kebobolan dan itu sangat baik untuk tim. Dalam hal menyerang, kami memiliki peluang yang lebih banyak,” katanya. Setelah menjalani dua laga, dia mengungkapkan penyebab utama dari kegagalan tim untuk mengamankan poin penuh di kandang.

Baca Juga : Robi Sianturi Yakin Bisa Taklukkan Tokyo Marathon 2024

Penyelesaian Akhir

Begini-Alasan-PSM-Gagal-Dalam-2-Laga-Secara-Berturut-turut

Pelatih sepak bola yang berasal dari Portugal itu menilai bahwa masalah penyelesaian akhir. Jadi penyebab paling penting dari adanya kegagalan Kenzo Nambu dan kawan-kawan yang mencetak gol ke gawang lawan. Oleh karena itu, di dalam dua laga tersebut, walaupun penguasaan bola lebih banyak di lakukan oleh tim tamu. Namun peluang serta tembakan ke arah gawang tentu saja lebih banyak di lakukan oleh PSM. Dia merasa tidak begitu efektifnya penampilan dari lini serang tim. “Kami memiliki peluang yang lebih banyak.

Shooting juga mengarah ke gawang, serta corner juga ball posession lebih banyak. Tetapi, saya tidak peduli tentang ball posession, karena lebih baik kami memperoleh peluang daripada memiliki ball posession yang jauh lebih besar.” Begitu kata pelatih dengan lisensi UEFA Pro itu. “Beginilah sepak bola. Ketika kami memperoleh peluang dan kami tidak dapat mencetak ataupun mengonversi peluang tersebut untuk menjadi gol. Maka kami tidak memperoleh tiga poin,” katanya.

Itulah informasi olahraga yang bisa kami sampaikan untuk anda. Jika anda ingin mengetahui lebih banyak info seputar olahraga, maka kunjungi kami di.Pastikan agar anda selalu mendapatkan informasi terbaru Seputar olahraga maupun informasi lainnya viralfirstnews.com.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *